MENU

Senin, 15 Juli 2019

Review Buku Hijrah Asmara | Ketika Cinta Menemukan Muaranya



Review Buku Hijrah Asmara | Ketika Cinta Menemukan Muaranya - Hijrah, mempunyai arti perpindahan. Perpindahan dalam segala sesuatu, misalnya penampilan yang awalnya serba wah, menjadi lebih sederhana. Misalnya perkataan kita yang sering meledak-ledak, menjadi lebih kalem. Ngomong yang belagak ketinggian dan segala hal yang kita lebih-lebihkan menjadi lebih direm. Hidup akan berubah lebih baik, jika kita bersedia untuk mengubah diri lebih dahulu. Iya nggak sih?


loka media loka media penerbit loka media gmbh loka citra media kirim naskah moka media penerbit buku lokomedia


Setelah sekian lama jarang namatin baca buku, Hijrah Asmara menjadi santapan pertama yang membuat saya kembali bercengkerama dengan buku. Bacaan yang ringan dengan konflik yang sederhana tapi dibalut dengan tulisan yang istimewa.

Selamat untuk penulisnya Madun Anwar dan Sukma El-Qatrunanada, sebuah kolaborasi yang asik pastinya. Menyatukan sebuah cerita dengan dua kepala berbeda merupakan sebuah tantangan dan kalian berhasil menaklukannya.

Sinopsis Buku Hijrah Asmara

Minggu, 14 Juli 2019

Menyaksikan Keistimewaan Masjid Istiqlal



Menyaksikan Keistimewaan Masjid Istiqlal - Tuhan selalu punya rencana-rencana rahasia yang kadang mengejutkan, buat hambanya. Karena tidak ada yang kebetulan di muka bumi ini, sekalipun kebetulah yang amat kebetulan semua tidak lepas dari rencana dari-Nya.


arsitektur masjid istiqlal gambar masjid istiqlal jakarta denah masjid istiqlal alamat masjid istiqlal kegiatan masjid istiqlal keistimewaan masjid istiqlal masjid istiqlal penjelasan masjid istiqlal tempat ibadah umat


Setelah selesai menjalankan Workshop Writerpreneur Accelerate di Bogor, saya  harus kembali transit menuju Jakarta. Karena ngepasin weekend, saya yakin semua kereta pastilah penuh. Saya harus bersabar untuk mendapatkan kereta, atau satu-satunya pilihan adalah mendapatkan kereta dengan harga dua kali lipat. Kalau pas keberangkatan saya mendapatkan harga Rp 130.000,- sampai Jakarta, berbeda pulangnya. Saya harus mengeluarkan budget Rp 250.000,- nambah sepuluh ribu lagi, udah bisa buat beli dua tiket keberangkatan ya kan?

Seperti yang saya bilang, Tuhan selalu punya rencana, di luar dugaan kita. Yang harus kita lakukan adalah selalu berprasangka baik kepadanya. Karena saya dapetnya kereta malam, akhirnya sepanjang siang saya melakukan kunjungan di beberapa tempat yang awalnya nggak mungkin saya datangi mengingat waktu yang terbatas. Tapi Allah jauh lebih memberikan saya bonus, dari apa yang saya rencanakan. Saya bisa berkunjung ke Monas, ke Perpusnas dan terakhir ke Masjid Istiqlal. Masjid yang merupakan simbol kemerdekaan Indonesia.

Senin, 08 Juli 2019

Gagal Memanjakan diri dengan Kursi Pijat di Stasiun Gambir



Gagal Memanjakan diri dengan Kursi Pijat di Stasiun Gambir - Kereta yang membawa kami pulang ke kampung halaman, diberangkatkan pada malam hari. Sembari menunggu malam, saya dan teman seperjalanan saya bunda Triana memutuskan untuk menitipkan barang di Stasiun Gambir atas informasi seorang sahabat menulis kami. Nggak lucu kan, muter-muter Jakarta bawa barang segambreng. Nggak bisa bebas dong ntar kalo mau pepotoan, hahaha ... dasar blogger apa-apa selalu mau dijadikan konten.



denah stasiun gambir no telp stasiun gambir fasilitas stasiun gambir pintu masuk stasiun gambir peta stasiun gambir stasiun gambir malam hari denah ruangan stasiun gambir restoran di stasiun gambir



Berkesempatan memiliki teman seperjalanan, sungguh sangat membahagiakan. Meski perjalanan ini sudah berlangsung seminggu berlalu, mengingatnya kembali dan menuliskan ceritanya selalu membuat mulut ini mengumbar senyuman. Kalo Sanie B. Kuncoro bilang, "Kita akan mengenali seseorang saat orang itu menjadi teman seperjalanan dalam perjalanan panjang".

Beribu terima kasih untuk bunda Triana, telah menjadi teman seperjalanan hebatku. Meski kita harus membagi-bagi waktu dengan siapa kita jalan, tapi kita tetap satu tujuan. Terima kasih untuk kesabarannya, untuk pengalaman berharganya dan menjadi guide baik hati tanpa bayaran hahaha ... #nyengir.


Kursi pijat di stasiun Gambir