MENU

Kamis, 05 Desember 2019

Ayo Kita Bertualang dan Melakukan Perjalanan



Ayo Kita Bertualang dan Melakukan Perjalanan - Salah satu bagian hal kecil yang saya sukai dari diri saya adalah, saya wanita yang mandiri. Namun bukan berarti bisa hidup sendiri, saya tetap butuh orang lain untuk menyemarakkan kehidupan saya. Berkecimpung dalam dunia blogger, membuat saya sering melakukan perjalanan. Dari satu kota ke kota lainnya, melakukan petualangan-petualangan kecil yang penuh dengan kejutan.

oyo hotel oyo hotel semarang oyo hotels oyo hotel semarang tawang oyo hotel jepara oyo hotel purwokerto oyo hotel jogja oyo hotel magelang oyo hotel pompano beach oyo hotel tegal oyo hotels indonesia oyo hotel kudus oyo hotel adalah oyo hotel bandungan oyo hotel semarang timur



"Uripmu jalan-jalan terus ya? Begitu tanya Tika, sahabat SMA yang kerap kali melihat updatean status media sosial saya.

"Lha gimana, dengan jalan-jalan aku dapat uang jajan," timpal saya dengan jawaban cengengesan di chat WhatsApp kapan hari itu.

Dari dunia tulislah yang mengawali semua kehidupan saya bermula.  Iseng belajar menulis otodidak, melahirkan karya novel, menjadi content writer dan berlanjut ke blogger. Kalau menulis buku membuat saya berkutat hanya di rumah saja, dan menjadi content writer membuat saya bekerja dari pagi sampai sore di kantor, sementara menjadi blogger membuat saya bisa melalang buana ke mana saja.

Otak saya sering kali memerintahkan, 'Ayo bertualang!' Begitulah saya mengapply tawaran job yang datang dari kota lain. Berpetualang selalu memberikan hal-hal yang tidak terduga, dan membuat saya bertemu orang baru, dengan siapa saya berjalan dan keseruan apa yang akan saya dapatkan. Dimana ujungnya membuat saya belajar, bahwa sesama manusia harus mengenal manusia lainnya.

Rabu, 20 November 2019

Napak Tilas Tugu Mylpaal di Pekalongan Sebagai Cagar Budaya Indonesia


Napak Tilas Tugu Mylpaal di Pekalongan Sebagai Cagar Budaya Indonesia - Pekalongan merupakan salah satu destinasi wisata yang banyak diburu oleh wisatawan. Baik wisatawan lokal maupun wisatawan mancanegara, karena Pekalongan dikenal dengan julukan kota batik. Bahkan grup musik fenomenal SLANK, juga membuat lagu dengan lirik, ‘Kota Batik di Pekalongan, bukan Jogja, bukan Solo’.


cagar budaya cagar budaya adalah cagar budaya di jawa tengah cagar budaya solo cagar budaya magelang cagar budaya klaten cagar budaya kota magelang cagar budaya banyumas cagar budaya salatiga cagar budaya artinya cagar budaya kebumen cagar budaya surakarta cagar budaya tingkat nasional cagar budaya jawa tengah cagar budaya di temanggung cagar budaya indonesia
Tugu Mylpaal sekarang, potret diambil 20/11/2019


Branding kuat inilah yang melekat pada Kota Pekalongan, sebagai World's City of Batik dan juga Kota Pekalongan mendapatkan predikat kota kreatif UNESCO dalam kategori Crafts & Folk Art pada Desember 2014. Tidak heran saya sering menemukan bule belajar membatik di Pekalongan. Selain itu Kota Pekalongan juga memiliki kawasan Heritage, yang terbentuk secara historis dan aspek sejarahnya sangat kuat.

Nah, umumnya di setiap daerah di Indonesia, mempunyai titik nol kilometer yang berbentuk prasasti atau monumen di mana fungsinya sebagai penanda jarak atau bisa juga dikenali sebagai objek wisata. Seperti halnya titik nol kilometer yang ada di lapangan Jetayu, Pekalongan ini. Tepatnya sebelah timur yang menjorok agak ke selatan. Tugu Mylpall titik nol kilometer ini, dibangun pada era klonial masa Gubernur Jendral Herman Willem Deandels  pada Agustus, tahun 1809. Yang merupakan tonggak ukuran Nol Kilometer sebuah kota memulai perkembangannya.


Sejarah Tugu Mylpaal di Pekalongan


Selasa, 19 November 2019

Pengalaman Sederhana Memanfaatklan Layanan Publik di Stasiun Surabaya Pasarturi

Pengalaman Sederhana Memanfaatklan Layanan Publik diStasiun Surabaya Pasarturi - Menurutmu apa arti sebuah perjalanan? Tentang diri sendiri, kah? Tentang berbagi lebih banyak? Atau tentang melonggarkan hati yang selama ini sesak? Yang jelas perjalanan, membuat kita merasakan rindu akan rumah. Rindu dihadiahi pelajaran dan alasan mengapa kita bisa bertemu dengan seseorang di sebuah perjalanan.



layanan publik surabaya pelayanan publik di siola surabaya e-kios pelayanan publik surabaya pelayanan publik kota surabaya kios pelayanan publik surabaya kantor pelayanan publik surabaya mall pelayanan publik surabaya mal pelayanan publik surabaya sejarah mall pelayanan publik surabaya mall pelayanan publik surabaya perpanjang sim pengaduan layanan publik surabaya pengaduan pelayanan publik surabaya pelayanan publik siola surabaya



Tahun 2018 lalu, saya pernah melakukan perjalanan yang lumayan jauh. Saya pergi ke Jember karena mendapatkan undangan untuk mengexplore tempat-tempat eksotis di sana, bersama 14 blogger lain yang datang dari belahan bumi berbeda.

Karena terkendala budget yang tipis, saya memilih beberapa jalur perjalanan kereta yang harus transit di setiap kota. Perjalanan yang saya mulai dari stasiun Pekalongan, dari sana saya harus transit di stasiun Semarang selama 7 jam untuk menunggu kereta malam yang datang dari Jakarta. Setelah itu saya harus transit bermalam menunggu pagi buta di stasiun Surabaya, barulah dari Surabaya perjalanan berlanjut ke stasiun Jember.

Bermalam di Stasiun Surabaya Gubeng