Tips SEO untuk Artikel Pendek Rekomendasi Google

Posting Komentar


Tips SEO untuk Artikel Pendek Rekomendasi Google - Siapa yang sering bikin artikel pendek karena nggak tahu apa yang mau ditulis lagi? Cung! Hehehe ... adakalanya memang kita mentok ide ya, mau nulis apa, mau ngebahas apa, akhirnya nulis artikel pendek demi untuk update blog biar nggak sawangan.


Tips SEO untuk Artikel Pendek Rekomendasi Google


 

Nah, saya mau sharing nih tips SEO buat artikel pendek yang kita tulis ini, agar bisa masuk di mesin pencarian Google. Tahu sendiri kan? Kalau konten adalah raja untuk sebuah situs.

 

Meski artikel panjang jauh lebih disarankan oleh para pakar SEO. Terus gimana caranya biar artikel pendek kita bisa nangkring ke Google? Kelarin ya, bacanya sampe selesai. Yuk!

 

 

Tips SEO dari John Mueller Google

 

 

Artikel merupakan karya tulis dengan isi sebuah gagasan, ide, opini, pengalaman, dan juga ingormasi yang dipublikasikan ke media sosial.

 

Ada tips dari John Muelerr dari Google ini megnatakan, "If you don’t want them showing up in search you can use noindex, but I don’t think you would need to noindex something just because it’s a short news article.

 

Sometimes short articles are completely fine. I wouldn’t focus so much on the length of the article, but rather do you want it indexed or not?” – John Mueller, Google.


Tips SEO untuk Artikel Pendek Rekomendasi Google


 

Kalau diterjemahkan begini, "Jika kamu tidak ingin (artikel pendek) muncul di penelusuran, kamu dapat menggunakan noindex tapi menurut saya kamu tidak perlu melakukan noindex seseuatu hanya karena ini adalah artikel berita singkat.

 

Terkadang atikel pendek itu tidak masalah. Saya tidak akan terlalu fokus pada panjang artikel, tetapi apakah kamu ingin artikel itu diindeks atau tidak?" – John Mueller, Google.

 

John Mueller mengungkapkan bahwa konten pendek tidak serta merta selalu dianggap thin content, karena search engine Google, tidak menilai konten berdasarkan panjangnya saja.

 

Namun artikel panjang pun juga punya risiko dilihat sebagai thin content apabila, banyak spam, tidak menyumbangkan informasi atau sesuatu unik dari artikelnya sendiri bahkan website tersebut.

 

Apa lagi? Isi kontennya diambil atau disadur dari sumber lain, tanpa tambahan sesuatu informasi yang baru. Hal tersebut juga yang termasuk thin content. Catet!

 

Konten singkat dan padat bisa memberikan value jika (if) menyumbang sesuatu yang bermanfaat untuk para pengguna website, seperti berita baru atau satu-satunya yang tidak dimiliki website yang lain.

 

Konten singkat juga dapat digunakan untuk menjawab kueri para pengguna internet, ini bisa memberikan value. Mengingat pada dasarnya Google ini punya tujuan memberikan hasil sebaik-baiknya untuk siapa saja yang sedang mencari, bukan konten yang terpanjang.

 

Untuk lebih jelasnya, teman-teman bisa kepoin YouTube di bawah ini.

 



 

Kesimpulan

 

Artikel pendek dibebaskan oleh Google, asal memberikan value untuk para pengguna dan siapapun yang sedang menelusuri mesin pencari.

 

Semoga membantu ya, dan nggak bikin galau karena isinya tulisan kita pendek-pendek saja.  Ternyata konten pendek juga bisa diterima oleh Google. Salam.


Related Posts

Posting Komentar