SKSD Modus Baru Social Engineering (SOCENG)

Posting Komentar


SKSD Modus Baru Social Engineering (SOCENG) - Boleh ya saya cerita dulu? Jadi saya kan di rumah ada warung sembako kecil-kecilan dan pulsa. Posisi saat ini saya sedang di rumah Ibu, karena besok ada hajatan mendak almarhum Bapak. Sebelumnya saya pesan ke beberapa tetangga yang sering isi pulsa dan listrik, agar WhatsApp saja kalau butuh isi pulsa.


SKSD Modus Baru Social Engineering (SOCENG)
SKSD Modus Baru Social Engineering (SOCENG)


 

Benar saja ada salah satu tetangga yang nge-WA minta diisiin pulsa, karena saya sudah tertidur jadi saya balas pagi. Tetangga saya tersebut punya dua nomor, otomatis saya bertanya nomor yang mana mau diisikan pulsa. Delalah kok ya ada nomor lain masuk, yang menyapa tapi tidak mengetik sesuatu. Yang saya kira dia adalah tetangga saya.

 

Seperti teman-teman lihat dalam gambar yang saya screenshoot ini, dia kebetulan juga kenapa minta isiin pulsa gitu. Curiganya tetangga saya ini tidak pernah minta isi pulsa 50ribu, jadi kan merasa aneh aja. Akhirnya saya hubungi suami, dan mengirimkan bukti chat orang asing tersebut. Syukurlah, suami saya gercep bilang kalau itu bukan nomor tetangga kami. Lega deh. Pilihan yang paling aman ya blokir saja nomor tersebut. Namun beberapa kemudian ada yang ngechat lagi dengan nomor berbeda, akhirnya saya bilang pada diri sendiri untuk mengabaikan #BilangAjaGak.

 

Jadi kasus yang saya alami di atas, termasuk dari bahaya Social Engineering (Soceng), kalau dalam bahasa Indonesia disebutnya dengan 'rekayasa sosial'.

 

Sebuah ancaman besar bagi keamanan data yang kita miliki. Yang jadi pertanyaan, orang yang mau menipu saya melalui WhatsApp tadi tahu data saya dari mana ya? Kecuali memang dia sengaja nyari-nyari orang untuk dicuri datanya, melalui media sosial.

 

Kalau dilogika, cara mainnya pintar sekali ya? Chat terlebih dahulu tapi tidak mengetik apa-apa, kemudian menunggu respon kita yang dalam pikiran kita menebak-nebak ini siapa? Dan kebetulan posisi sedang chat penting dengan tetangga, meminta diisikan pulsa. Hmm ... untunglah saya langsung waspada.

 

 

Apa Sih Definisi dari Social Engineering (SOCENG) Itu?

 

 

Apa Sih Definisi dari Social Engineering (SOCENG) Itu
Apa Sih Definisi dari Social Engineering (SOCENG) Itu

Social Engineering (SOCENG) atau rekayasa sosial adalah cara yang digunakan penipu untuk mengelabui atau memanipulasi korban, agar bisa mendapatkan informasi data pribadi atau akses yang diinginkan. Dengan tujuan yang umumnya menyabotase atau mencuri.

 

Yang digunakan penipu dalam Social Engineering (SOCENG) ini, adalah dengan manipulasi psikologis, dengan memengaruhi pikiran korban dengan banyak cara. Bisa dengan cara membuat korban panik, atau juga sebaliknya, membuat korban senang dan tanpa sadar akan menjawab serta mengikuti instruksi penipu.

 

 

Ini Dia 6 Contoh Modus Social Engineering (SOCENG)

 

Biasanya kalau urusannya dengan bank ada saja modus penipuannya, seperti baru-baru ini yang saya dapatkan terkait perubahan transfer. Untunglah saya mantau bank BRI tempat saya menabung, jadi sudah tahu kalau informasi yang datang merupakan modus penipuan. Lantas apa saja modus yang lain? Ini dia:

 

1. Penipuan yang dilakukan dengan memberikan informasi soal perubahan biaya transfer bank

2. Penipuan dengan modus menjadi nasabah prioritas

3. Penipuan soal kenaikan limit kartu

4. Penipuan dengan akun layanan konsumen palsu, yang menyapa dengan sangat ramah, SKSD gitulah

5. Penipuan mengenai pembatalan transaksi online

6. Penipuan yang mengatasnamakan menang undian 100 juta

 

Yang mana dari beberapa modus di atas ini, pelaku Social Engineering (SOCENG) meminta data pribadi kita, seperti: nomor kartu bank, nomor debit visa, PIN, kode OTP, password, Expired date, CVV/CVC/3 digit di belakang kartu, dan lain sebagainya.

 

Kalau dirasa kurang yakin, teman-teman bisa langsung menghubungi kontak resmi bank tempat menabung dan Call Center.  Penting juga untuk terus menjaga kerahasiaan informasi. Apa saja yang perlu dijaga kerahasiaan dan tidak boleh diketahui orang lain? Adalah:


Penting juga untuk terus menjaga kerahasiaan informasi
Penting juga untuk terus menjaga kerahasiaan informasi


 

1. Password yang dimiliki

2. PIN Mobile Banking & MPIN

3. Username & Password E-mail

4. Nomor Kartu Debit/Kredit

5. User Login Aplikasi

6. OTP

7. Nomor CVV/CVC Kartu Kredit yang dimiliki

 

Penting Melakukan Verifikasi sebelum Bertransaksi

 

Setelah tahu Social Engineering (SOCENG) dan modus yang bisa dilakukan, maka sebaiknya pilihan menghindari yang harus jadi keputusan. Biasanya kita memiliki feeling, ah kayaknya bahaya nih, jadi gunakan dan manfaatkan feeling ini sih daripada memaksakan diri karena merasa tidak enak.

 

Jangan asal klik dan mudah percaya dengan adanya hadiah atau paket yang datang. Kalau merasa tidak pernah melakukan pemesanan. #BilangAjaGak jika ada orang memaksa meminta foto KTP, dan kita juga perlu waspada dalam bermain di media sosial. Hindari mengunggah data-data penting di media sosial yang dimiliki, kecuali memang untuk hal-hal yang bersifat penting, seperti pencairan penghasilan dari sebuah platform jualan online.

 

Mari kita #MemberikanMaknaIndonesia dengan membagikan hal-hal yang positif. Salam.


Related Posts

Posting Komentar